mendengar…

kau nyanyikan serenade di tiap pagiku
suaramu mengalun pelan
hampir tak terdengar

tak yakin
suaramu terdengar samar
takut tertukar oleh kicauan burung
aku mencoba diam

kau perdengarkan nokturno di tiap malamku
kepadaku, hanya kepadaku
lagi-lagi
tak jelas, terlalu berisik di luar sana
terkalahkan oleh desir angin menembus dedaunan
suaramu terlalu lembut untuk terdengar
atau kau memang tak mau
seorang pun mendengar…?

jangan gunakan serenade untuk katakan rasa
jangan pula berikan nokturno segala rupa
untuk sampaikan pesan
aku terlalu sibuk untuk mendengarnya

tak punya waktu

datanglah langsung padaku
akan kulihat agendaku
kupersiapkan waktu untukmu

uhm, mungkin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s