“I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I.”

Sebait lagu dari Mocca berjudul I Remember menjadi pemicu kenangan-kenangan dari masa lalu itu memenuhi otakku. Salah seorang teman mencantumkan bait itu sebagai statusnya. Entah dengan maksud apa. Tapi, perasaan ini tak mudah dibohongi. Aku terlalu ingin status itu mengenai kita, berdua. Dan janji yang pernah kita katakan, walau hanya dalam canda.
Sangat berharap dia memang mengingatnya sebagai janji kita. Bukan hanya sebuah janji, tapi juga mimpi yang kita rajut bersama. Walau pada akhirnya (mungkin) kita tidak dapat menepatinya BERSAMA, kita berdua. Mungkin kau dengannya…dan aku dengan seseorang lain, bukan kamu.

Begitu banyak makna yang disembunyikan dalam kata-kata kita. Sampai kapan kita bertahan?
Sampai-sampai kita sendiri bingung memaknainya.

Seperti inikah persahabatan kita?

Do you really remember what our promise is?
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s