#platonik

Saya percaya, cinta platonis itu ada. Seperti itulah perasaan saya pada seorang lelaki, sahabat semenjak saya masih SD. Cinta antar sahabat. Tanpa nafsu, tanpa otoritas, tanpa ada kisah kasih.
Saya menyukainya, mencintainya. Kepadanya saya tidak sungkan bilang “Gw kangen. Gw sebel sama lu.”
Kepadanya tempat saya berbagi cerita-cerita yang membutuhkan lebih dari sekedar nasihat atau kata-kata bijak.
Saya pernah hilang arah. Dilema.
Jujur, persahabatan antara saya dan dia, layaknya persahabatan antara perempuan dan lelaki lainnya. Rawan diwarnai hal-hal yang nge’pink’. Dan harus saya akui, saya yang mulai merasakannya. Ketika perhatian saya mulai berubah dari sekedar sahabat menjadi sesuatu yang melenceng dari konteks seorang sahabat. Ketika saya mulai memandangnya lebih dari sekedar sahabat. Sebelum saya terlalu jauh merasakannya, saya berhenti. Jauh, jauh sebelum semuanya terlambat. Saya sadar perasaan itu timbul karena kenyamanan, sesuatu yang saya sendiri tidak bisa deskripsikan dengan tepat dan jelas.
Sungguh, saya berharap dia mendapatkan seseorang yang baik. Yang entah kenapa saya yakin, bukan saya. Ada seseorang di sana yang lebih pantas untuk dia. Bukan menyerah, bukan mundur dari pertandingan, bukan pesimis…ketimbang menjadi sesuatu yang lebih, saya memilih tetap menjadi sahabat, dimana kata ‘selamanya’ jauh lebih mungkin diwujudkan.

entah kenapa hari-hari terakhir ini kayanya semua hal yang saya dengar, saya baca, saya lihat berhubungan dengan “Sahabat Jadi Cinta”. Dan selang beberapa hari dari tulisan ini saya tampilkan di blog. Obrolan di Twitter (yang dimulai oleh @Terrantbooks) malah membahas hal yang sama…huhuhu. — 18052010

Advertisements

9 thoughts on “#platonik

  1. Love these words a lootts!!
    Wanna tell same line with yours to someone (red:boy) whom i call very bestfriend. The 1st boy i feel very comfort to tell every feeling, every story..
    I love him. That's all. Just like your platonic mate..
    He deserves better companion.. Who perhaps, according to me.. She's better not me..

    Like

  2. bukan mba…dia tmn satu SD sampe SMA.
    si basis itu mah udah ke laut aja kali, hehe, ngga ding kita kdg2 msh suka chatting gitu, udah ky kk-ade lah..acr dy udah punya gandengan jg..hha

    Like

  3. afi : ckck, orang aneh. well, true, it's you.

    mba vero : itu tuh mba orangnya. bukan si basis itu…hehehe. eh mba emg si basis itu dl dmn?dia emg waktu kecil tumbuhkembang dmn? di depok bkn? prasaan dy prnh blg punya nenek di depok…

    Like

  4. ow ow si mafikrul ituh?
    Haha,selamat nak,anda jadi pemeran utama dalam postingan kali ini..

    Gita: wadu gta vr lupa dy tumbang dimana? Yg pasti sih di luar cerbon.. Eh,tp malah vr jarang chat ma dia lg lho sekarang,ember dia uda punya companion 😀

    Like

  5. mba veroo…aku jadi inget postingan di blog mu ttg 'Sejoli Tanpa Romansa'
    itu bagian dr Sky Chronicle kan ya?
    Maap, blom gta lanjutin bacanya, nanti ya…:(

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s