[not a Review] Galaksi Kinanthi

Ini bukan review, resensi, atau sejenisnya. Hanya kumpulan kutipan dari novel berjudul “Galaksi Kinanthi” karangan Tasaro GK. Bagi yang mengetahui perjalanan hidup saya, pasti akan sangat tahu kenapa saya tertarik dengan novel ini hanya dengan melihat judulnya. 😉
Novel ini sudah lumayan lama terbit, awal tahun 2009, tapi saya baru berkesempatan membelinya beberapa minggu yang lalu. Dan ya…novel ini termasuk dalam list novel yang mampu membuat saya menangis. Terlepas dari kondisi saya yang memang sedang sangat sensitif+melankolis, novel ini memang berhasil mengambil hati saya. Membuat saya menjadi -ehem- GALAU, seperti yang sering anak abege sekarang katakan.

Berikut kutipan-kutipan dari novel tersebut yang saya suka :

“Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah…Engkau akan mulai merengek kepada Tuhan. Meminta sesuatu yang mungkin itu telah haram bagimu.” (hal. 2)

“Langit adalah arenamu, terbanglah. Aku tidak akan berkata apa-apa. Ini bukan sebuah pengorbanan. Sebab, aku memang tak pernah berhak atasmu. Engkau akan selalu menjadi keajaiban bagiku. Bahkan diammu, dulu.” (hal. 11)

“Ini bukan tentangmu, melainkan aku. Kau tahu, tiba-tiba aku mengkhawatirkan masa depanku. Sesuatu yang dulu tidak pernah kupikirkan. Di manakah kau pada masa depanku? Ketika kita telah semakin menua dan lemah. Di manakah kau pada waktu itu? Masihkah kau akan memberikan senyummu?” (hal. 261)

 “…Bisakah kelak, kusaksikan lagi wajahmu…meski kutak ada di situ. Meski kau tak menyadari adaku. Tak apa jika ketika itu kau bersama cintamu. Aku akan menyaksikanmu dari kegelapan. Melihat kebahagiaanmu, meski itu neraka bagiku.” (hal. 276)

“Aku tidak peduli apa istilah perasaan ini. Aku hanya tahu setiap melihat film tentang kehilangan, kamu ada di hadapanku. Ketika aku mendengar lagu sedih, bahkan meski aku tidak tahu makna kata-katanya, kamu membisikkan kalimat di telingaku. Setiap orang mengingatkanku kepadamu, setiap novel roman seperti sengaja ditulis untuk mengenangmu.” (hal. 360)

“Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat pada seseorang?” (hal. 360)

“Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apa pun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan, sekadar untuk diingat.” (hal. 360)

“Pergilah…percayalah, Allah punya berbagai macam cara untuk membuatmu bahagia.” (hal.374)

“Tersenyumlah…Allah mencintaimu lebih dari yang kamu perlu.” (hal. 375)

“Suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa seseorang yang engkau cintai. Sebab, dengan atau tanpa seseorang yang kamu kasihi, hidup harus tetap dijalani.” (hal. 412)

“Dalam kehidupan nyata, kebersatuan cinta tidak selalu berarti dua keinginan saling memiliki bertemu pada satu titik. Bahkan, terkadang dua orang yang saling mengasihi sepenuh hati, saling menjaga dalam keterpisahan. Ketidakbersamaan.” (hal. 424)

 “Mencintai itu satu perkara, sedangkan memiliki itu perkara yang lain, Zhaxi. Saya sedang belajar untuk memahami itu.” (hal. 429)

Banyak kalimat itu yang menyuarakan isi hati saya. Walaupun ada yang kelewat ‘sentimentil’, yah tapi memang seperti itu lah isi hati saya. *woelah!*

Advertisements

4 thoughts on “[not a Review] Galaksi Kinanthi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s