Aku dan entah-siapa-namanya

Aku rindu percakapan-percakapan kita.
Aku rindu malam-malam dimana kita berbagi cerita.

Lucu…
Kini aku bahkan tak sanggup, menyebut kata ‘kamu’
Seolah hilang dari perbendaharaan kataku.
Atau mungkin bahkan menyebut namamu sudah menjadi tabu.

Lalu apa yang paling pahit dari semua ini?
aku kehilangan kita.

Kita :
Aku. Dan entah-siapa-namanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s