[not a Review] Kening by Fitrop

Hallo Hulla Hulla *halah*
Hari ini saya kembali ke rantauan, ke tempat dimana saya mengejar gelar sarjana *pasang tampang serius*. Iya, Depok. Kembali jauh dari keluarga, apalagi di bulan Ramadhan seperti kali ini, membuat saya sedikit malas dan ogah-ogahan. Apalagi yang dipikirkan seorang anak kost selain soal bagaimana makan di sini. šŸ™‚
Tapi ada yang membuat saya senang ketika kembali tiba di Depok, begitu sampai di kost ternyata paket kiriman berisi buku Kening (plus tanda tangan) karya Rakhmawati Fitri a.k.a Fitri Tropica a.k.a Fitrop sudah sampai.
Sebelumnya buat kalian yang sudah telanjur men-judge pribadi penulisnya sebagai seseorang yang konyol-pecicilan-centil seperti layaknya dia bertingkah di layar kaca, kalian salah. Sosok Fitri di buku ini, menurut saya, malah jauuuuuuuuuuh sekali dari yang kalian lihat selama ini. Kalau saya sendiri sih, entah kenapa tidak terlalu kaget. Sebelum-sebelumnya saya memang sudah pernah membaca Tumblr-nya, dan saya akhirnya kurang lebih tahu sosok dibalik Fitrop (ehem, bukan bermaksud sok tau) sebenarnya.Ā 
Di buku ini dia banyak bercerita tentang kisah kasihnya. Dengan bahasa yang santai, tidak terlalu cheesy, dan ini berdasarkan kehidupan sehari-harinya. Saya pikir, bukan saya sendiri, yang akan merasakan hal yang sama ketika membaca ini. Fitri menggambarkan kisahnya dengan sesuatu yang ‘dekat’ dengan kita, yang memang kadang-kadang sering kita alami. Tentunya bagian tentang jatuh cinta dan patah hati.
Kalau untuk saya sendiri, membaca ini seperti membaca isi hati saya, pengalaman-pengalaman saya yang tidak dapat tertuliskan. Dan Fitri menuliskannya. Mungkin ini akan terdengar berlebihan, tapi bagian-bagian dari cerita yang dia sampaikan terasa sama seperti yang pernah saya alami. Tidak semuanya, tentunya. Misalnya ‘penyakit’ Fitri yang gampang ilfeel (ilang-feeling) terhadap cowo yang PDKT kepadanya, atau keminderan dia terhadap dirinya sendiri, atau bagaimana dia hanya merasakan ‘cinta’ 1 kali yang Fitri deskripsikan “completely fallen in love physically, mentally, and emotionally”.
Sebenarnya saya mau sekalian curhat colongan di sini, tapi jangan deh ya. Lebih baik saya ceritakan di judul yang berbeda saja, kalau di sini nantinya malah merusak tatanan review saya mengenai buku ini. *halah*
Kalau gak mengerti dengan penjelasan saya atas buku ini, mending baca langsung saja bukunya. Tidak terlalu tebal kok. Bahasanya juga gak berat. Dijamin, kamu bisa langsung galau seketika. Hehehe. Tapi sebenarnya isi bukunya gak melulu soal cinta-cintaan ke lawan jenis kok, di bab ‘Love Letter Untukmu, dan Kamu’ dia menggambarkan perasaan cinta terhadap orangtuanya dalam bentuk surat cinta. Kalau kamu sebelumnya pernah mendengar Fitri membacakan bagian dari bab ini pada salah satu posting Tumblrnya yang berjudul ‘Reading some part of my fave chapter on #Kening!’Ā  sebelum membaca buku ini, tidak bakal mengira kalau yang dimaksud dalam surat cinta itu adalah orang tuanya. That’s so sweet. Ada juga cerita-cerita lain yang cukup menghibur kalau-kalau kalian merasa stres dengan segala beban hidup (tsah!).Ā 
Well, ini soal selera. Menurut saya bagus, belum tentu menurut kalian. Tapi buat saya, buku ini termasuk ke dalam daftar “Worth Reading Books”. šŸ™‚
Rate: 4 of 5
Advertisements

2 thoughts on “[not a Review] Kening by Fitrop

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s