Tuty’s big day…

Here I am. Di Cirebon. 
Yap, besok salah seorang teman satu SMA dan satu kampus akan menjalani babak hidup baru, yakni menggenapkan setengah agamanya a.k.a menikah. Makanya sengaja saya menyempatkan diri pulang ke Cirebon untuk hadir di gelar akbar ini *halah* *lebay*
Bohong rasanya kalau saya bilang pernikahan teman saya ini tidak berpengaruh apa-apa pada saya. Tidak banyak memang, tapi mengingat usia saya yang twenty-something juga peer pressure yang begitu kuat wajar kiranya jika pernikahan ini menimbulkan sebersit ‘iri’. Kenapa saya pakai apostrophe? Tentunya karena ‘iri’ yang saya maksud ini bukan jenis iri yang tidak suka akan kebahagiaan orang lain.
Iri di sini bagi saya adalah semacam rasa kagum bagaimana teman saya ini di umurnya yang baru 21 tahun berani mengambil keputusan sebesar ini. Saya senang bagaimana teman saya ini akhirnya menemukan seseorang yang akan melindungi dan mencintainya.
“Selamat menempuh bahtera kehidupan bersama suami tercinta, Tuty. Semoga Allah senantiasa melimpahkan banyak cinta dan kasih sayang dalam rumah tanggamu. Semoga tercipta keluarga yang sakinah-mawaddah-warahmah. Amin…”
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s