kembali ke mantan

Eits. ini bukan saya.
Tapi seseorang.
Belum ada konfirmasi memang, tapi saya cukup tahu ketika dia terakhir kali bilang kepada saya kedilemaannya terhadap seseorang spesial. Mungkin karena sudah terlalu sering terjadi seperti ini, sampai akhirnya saya kebal. Putus-balikan-putus-balikan.
Seperti yang sudah saya bilang, saya dan seseorang ini bukan apa-apa. Hanya sepasang teman. Yang saling menghargai. Ada sebersit pahit memang, tapi apalah artinya itu bila dibandingkan dengan limpahan kebahagiaan yang pernah dia berikan? 
🙂
*lagi-lagi saya memang terjebak dalam plot cerita yang ‘sama’, tokoh yang berbeda. hem…*
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s