no reason to love you

kepadamu lah rasa tanpa alasan itu bermuara. apa namanya kalau bukan cinta?
iya, itu cinta.
tanpa alasan.
kenapa?
karena, asal kamu tahu, hal-hal yang tersimpan di otakku adalah justru alasan-alasan untuk membenci kamu. kamu yang tidak peka, kamu yang terlalu frontal, kamu yang…ah sudahlah. 
karena jika kamu suruh saya pakai logika, mungkin saya bahkan tak akan pernah mau jadi sahabatmu.
karena ini cinta…makanya tak perlu alasan. 
bahwa saya mencintai kita sehingga saya tak bilang padamu.
bahwa saya menyayangimu lebih dari itu, maka semua rasa ingin memiliki itu saya hancur-binasakan.
dan kepada kamu, iya…kamu. terima kasih telah mengajarkan saya rasa itu, mencintai dan sakit hati. yang pada akhirnya justru menguatkan hati saya. 🙂
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s