[not a Review] Perahu Kertas The Movie

taken from 21cineplex.com
Akhirnyaa…kesampean juga nonton film ini. Alhamdulillah filmnya tidak mengecewakan. Seperti yang sudah diketahui film ini merupakan adaptasi dari novel Dee dengan judul yang sama. Satu-satunya (menurut saya) novel karya Dee yang paling mudah dipahami. Makanya saya sudah penasaran dengan filmnya semenjak rumor bahwa novel ini akan difilmkan itu beredar. 
Saya memang tidak akan membandingkan antara novel dan filmnya karena pastinya beda produk akan beda pula ‘rasa’nya. Sebuah novel itu, akan membebaskan pembacanya untuk berimajinasi dengan tokoh-tokohnya sesuka hatinya. Seliar apapun. Tapi sebuah film adaptasi akan terbatas pada imajinasi+interpretasi dari tim produksinya, belum lagi pertimbangan hal-hal teknis lainnya.

Berbicara tentang tokoh-tokohnya, tokoh Eko berhasil jadi sosok pencuri perhatian. Kocak! Scene paling kocak tentunya momen Eko dan Noni menikah. Setelah Eko, ada Remi. Sayang di bagian pertama ini sosok Remi tidak begitu banyak digali. Adegan Remi dan Kugy yang paling saya suka adalah scene Remi dan Kugy makan berdua untuk pertama kali (yang makan gulai di pinggir jalan itu lho!). Entah kenapa saya suka Remi di situ yang begitu santainya mencoba kenal lebih dalam dengan Kugy, dialog-dialog yang mengalir begitu saja terasa pas. Dari semenjak baca novelnya, Remi ini memang sosok idaman sekali ya…(I’m team Remi!). Sedangkan tokoh utamanya (Kugy dan Keenan) justru biasa saja, tapi Maudy Ayunda yang memerankan Kugy ini manis sekali di sini.
OST! Saya beli CD OST-nya sudah dari seminggu yang lalu, dan ya…saya langsung jatuh cinta! Dee memang tidak hanya jenius menulis novel, tapi juga soal buat lagu. Ada satu lagu yang seperti menyayat-nyayat hati rasanya, judulnya Tahu Diri. :”) Lagu yang paling saya suka dalam OSTnya: Tahu Diri (Maudy Ayunda), How Could You (The Triangle), dan Perahu Kertas (Maudy Ayunda).
Secara keseluruhan, bagi saya film Perahu Kertas ini sebuah produk tersendiri (tanpa perlu dibandingkan dengan novelnya), menyenangkan dan menghibur. Menyentil soal impian, persahabatan, cinta dengan paduan yang ringan. Meski untuk mengetahui akhir ceritanya kita perlu menunggu beberapa bulan lagi (hem, lama ya!).
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s