Very Last Post in 2014

Mumpung punya waktu jadi sempet bikin kaleidoskop singkat bagaimana saya menjalani tahun 2014. Bukan tahun yang buruk, tapi juga bukan tahun yang baik buat saya. Mungkin lebih tepat kalau disebut tahun yang sulit. Huh-hah! >,<
So, this is it…

Januari
Masih excited dengan segala hal-hal yang membahagiakan di tahun 2013. Tahun baru, pacar baru (mantan –uhuk-), kamar kos baru. Tapi urusan pekerjaan, masih masuk di peak season. Project klien Jepang yang ‘ohwow’. Akhir Januari berkesempatan ikutan trip ke Bromo Malang, walaupun gak sempet liat sunrise gegara cuaca gak mendukung tapi lumayan menyegarkan otak stress 😀
Februari
Berkesempatan ke Bandung buat acara jalan-jalan departemen kantor (pertama kalinya ke TransStudio #norak). Project dengan klien Jepang (saya kasih nama Kawai) ternyata menelurkan sebuah rekor ‘lembur sampai jam 3, besoknya ngantor lagi jam 3 sore sampai nginep dan pulang besok paginya’. Uhwow, right?
Maret
Si Kawai ini cukup menguras emosi , jiwa raga lahir batin. Berujung dengan ketidakpuasan klien dan dia minta project diulang TOTAL. Meski semua pengorbanan berasa sia-sia, hal yang patut disyukuri adalah itu project yang rerun gak dikasih ke saya lagi >,< Walaupun harus merepotkan tim departemen lain dan (kayanya) bikin rugi kantor. Tapi itu gak semuanya salah saya kok. :p 
Overall, bulan ini bulan yang membahagiakan sekaligus campur aduk.
Lepas dari si Kawai, eh ternyata dapet project yang level ‘ohwow’nya level 9. Sebut saja nama project ini SMART. Project tentang suatu produk telekomunikasi yang SMART sih tapi bikin makan hati + nangis-nansgis.  Tapi project ini pula yang bikin pertama kalinya saya bisa pergi keluar kota (Bandung + Yogyakarta) untuk urusan kantor. Walaupun berbau kerjaan, lumayan lah bikin otak gak kaku. Tapi, pulang dari situ…eh malah putus sama pacar. HAHAHA. Dan bikin saya jadi anomali karena bukannya sedih pas putus, malah merasa lega. Anehnya pula, tanggal putus tahun ini sama kaya putus sebelumnya. Mungkin kalo kata cenayang, itu bukan tanggal hoki. :p
April
Memasuki masa-masa pengen cepet resign. Gak nahan sama suasana kantor yang macam kandang macan. Sering sakit-sakitan gara-gara stress. Tiap pulang kerja bawaannya mewek. Satu-satunya yang membahagiakan adalah dapat kesempatan buat pergi jalan-jalan sekantor ke Bali. Super fun!
Mei
Si Smart masih bikin pusing. Alhamdulillah bonus dateng. Setelah memikirkan, menimbang sampai akhirnya memberanikan diri (nekat, sebenernya) buat mengajukan resign.
Juni
Masa-masa one-month notice pasca mengajukan resign. Bukannya leyeh-leyeh, malah bakbikbuk ditimpa berbagai project mingguan yang walaupun skalanya kecil tapi cukup bikin diri ini ngelus-ngelus dada. Project terakhir ternyata cukup berkesan dengan klien India yang astaghfirullah subhanallah bawelnya dan demandingnya bikin pengen jeduk-jedukin kepala ke meja. ALAMAKJANG!
Juli
Bulan puasa. Menikmati masa-masa pengangguran. Macam orang baru keluar dari penjara.
Agustus
*seriusan lupa ada momen apa saja di bulan ini*
September
Pindah kost. Suasana baru. Jalan-jalan bareng geng jaman SMA ke Yogyakarta (lagi!) and we had so much fun! Alhamdulillah
Oktober
Teman menikah silih berganti. Banyak kondangan sana-sini. 
November
HORE 25 TAHUN!
Desember
Patah hati. HA!

2014 cukup memberikan warnawarni di hidup saya. Walaupun memang bukan tahun yang baik, tapi rasanya saya lega sekali bisa melaluinya sampai hari ini. Dan tadaaaa…besok udah 2015 oi! 
Well, new year or new beginnings are sometimes overrated. Iya gak sih? Banyak-banyakan target, bikin resolusi yang canggih. Iya sih tahun baru, tapi toh kita masih punya 364 hari lainnya buat memulai sesuatu yang baru. Iya kan? Iya kan? #maksa

Apapun itu, saya pun berharap tahun 2015 ini jauh, jauh lebih baik dari tahun 2014. Terus yang pasti, resolusi tahun 2015 mah nerusin yang tahun kemaren belum kesampean aja deh ya. Semoga semakin didekatkan dengan segala impian saya, semakin dekat dengan Allah SWT, semakin berkah dan sehat hidupnya, semakin terbuka lebar pintu rizki saya, semakin banyak hal-hal membahagiakan, semakin sabar-ikhlas menjalani hidup, semakin pandai bersyukur. Aamiin!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s