Perempuan Pecandu Gincu

Pernah lihat berbagai meme yang membandingkan lipstik mahal dan murah, menjadikannya alasan bahwa perempuan harus bekerja demi memenuhi hasratnya akan segala jenis printilan dandan yang tak murah itu?

Meski bagi saya itu tidak relevan (keharusan bekerja & komparasi harga lipstik), saya cuma melihatnya sambil lalu. Tak peduli karena toh saya bukan pecandu kosmetik sophisticated. Walaupun sebenarnya di tas kosmetik saya ada banyak bermacam-macam lipstik (saya gabungkan antara lip stain, lipstick, dan saudara-saudaranya sebagai ‘lipstik’) dengan warna berbeda. Alasannya? Kebanyakan karena salah warna (terlalu pucat di kulit saya), warnanya terlalu mencolok sehingga saya tidak percaya diri memakainya, dan sisanya lipstik yang memang saya pakai sehari-sehari hanya untuk melengkapi dandanan tipis saya agar tak terlihat pucat.

Sampai pada akhirnya saya harus datang ke undangan sahabat dekat dan mengharuskan saya dandan sendiri. Membongkar semua koleksi lipstik dan… kok ngga ada warna ini ya? Pakai ini ngga cocok sama bajunya! Yang ini terlalu pucat ah! Yap, segala alasan bermunculan. Dan yang paling buat saya tergerak, saya naksir sama lipstik yang dipakai salah seorang teman tapi kemudian ngga enak hati buat nanya. LOL!

Dan yes, akhirnya mencoba membeli sebuah lipstik baru dengan shade yang sebenarnya ngga jauh beda dengan lipstik yang saya punya sebelumnya. Hanya saja lipstik yang ini berjenis matte. Harganya? Ah, ngga seberapa kalau dibandingkan lipstik beratus-ratus ribu hingga jutaan itu. Setelah dibeli, dicoba, dipakai… saya ngga PD! HAHAHAHA! Warnanya merah, bagus sih… secara keseluruhan saya puas tapi kemudian mikir saya kapan pakainya ya ini. Ok, yang ini pikirkan saja nanti. Pasti nanti ada saatnya kok, mungkin ke undangan berikutnya… mungkin acara-acara formal lainnya. *mencari-cari alasan lainnya* *kemudian keburu kadaluarsa*

Eits! Ngga berhenti di situ dong. Tahu kan kebanyakan perempuan itu punya obsesi tersendiri akan warna? Bagi perempuan, warna merah bisa berarti merah cherry, merah maroon, merah darah, merah kecoklatan, merah bata, merah keunguan dan segala shade merah lainnya. Yah, sebenarnya ini fakta yang sulit saya akui, tapi toh kodrat saya sebagai perempuan ternyata membuat saya pun terjerumus pada obsesi itu #alasan.

So, yang terjadi berikutnya… karena saya merasa puas dengan lipstik yang dibeli itu (walaupun saya ngga PD dengan warnanya), saya mencari lipstik berjenis sama, dengan warna yang lebih muda. Yang kemudian berujung pada… kekecewaan pemirsaaaa…! Lagi-lagi saya salah pilih warna sebab setelah dicoba ternyata hasilnya terlalu pucat dan a BIG NO di kulit saya. Ini pelajaran yang berkali-kali saya lupakan sih. HAHAHA.

Sudahkah sampai di situ? NOOOOO!

Petualangan pun berlanjut karena saya masih penasaran. Akhirnya saya memutuskan membeli jenis lipstik yang sedang hype di kalangan perempuan-perempuan pecandu gincu. Bagi saya yang lemah dalam memilih, alangkah pusingnya ketika mencari online dan menemukan belasan shade yang ditawarkan. Berbagai blog dan ulasan saya baca demi menentukan 1 warna yang ingin dibeli. Meski ragu, akhirnya memutuskan membeli 1 warna yang terlihat mirip dengan warna yang dari dulu ditaksir. Deg-degan dong ya… karena uang jajan saya bakal berkurang hanya untuk beli gincu! Ngga bisa dimakan bok! *balada freelance* *huft*

Kiriman pun datang, paket segera dibongkar. Gincu baru pun segera terpoles.

Hem.

Hem.

Okay…

… bukan warna yang ditaksir dan termasuk warna yang kalau mau pakai kudu mikir-mikir dulu.

Kecewa?

Alhamdulillah, ngga. Puas dengan kualitasnya. Masalah warna masih bisa ditoleransi, ini malah jadi stimulan buat beli warna yang lainnya! šŸ˜€ šŸ˜€ šŸ˜€

Duhai para lelaki,

karena bagi kami, satu warna itu membosankan. Harap maklum :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s