“Kamu sudah move on?”

Pertanyaan ini tiba-tiba menyeruak di sela-sela pembicaraan random gue dengan salah seorang sahabat. Sama-sama tahu siapa yang menjadi obyek pembicaraan kami. Kali ini saya butuh jeda beberapa menit untuk menjawab. Berkali-kali mencoba mengingat momen-momen galau terakhir, sampai akhirnya gue membalas…

“Hmm. Dunno. Yang pasti kalau lagi galau, bukan dia lagi sih yang diingat.”

Iya. Nyatanya gue ngga punya definisi move on yang jelas. Move on kali ini bukanlah tentang bertemu orang yang baru atau benar-benar melupakan. Karena saat waktu terus melaju, rasa ini tetap sama. Bedanya, gue tidak lagi menunggu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s