Untuk Kamu yang Patut Dikenang

Kepada E: Terima kasih sudah ajak aku bermain.

Kita tak pernah berjumpa. Tapi memorimu lekat dikenang.

Namamu berulang kali menggema di pikiran. Menolak dilupakan.

Kamu menghilang, benar-benar menghilang.

Memori yang aku simpan terlalu nyata jika yang lalu itu adalah mimpi. Tapi terlalu semu untuk seseorang yang kini tak bisa aku temukan.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s