Kepada Pria Pencinta Ombak

Kamu telah menemukan ombakmu. Riak yang menyertaimu,

mendengarkan apa yang kau katakan, pun yang tidak.

Yang mengisi pantaimu.

Lalu kau bosan.

 

“Yang terus berulang, suatu saat henti.”*

 

Alunan Banda Neira mengantarmu pada dahaga

akan pantai dengan ombak yang lebih menantang.

Jiwa peselancarmu enggan diam.

 

Kusambut kau dengan biru, pantai dan langit.

Serta suka cita rasa yang menggelitik resahmu.

 

Pada akhirnya, dengarlah sayang

Riuh gemuruh hatimu

Apakah itu untuk aku?

 

Berhentilah. Kembalilah.

Aku bukan pantai yang kau cari.

 

*lirik dalam Banda Neira - Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti
Image:

Steven Spassov

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s