Love for Sale, Berteman dengan Kesendirian, dan Memeluk Kesepian

Gue menonton film Love for Sale awalnya karena gembar-gembor di dunia maya soal film ini. Sudah jarang kan gue nonton film cinta Indonesia. Dengan topik menghadapi kesendirian dan kesepian di usia yang tak lagi muda serta social pressure yang makin kejam, jelas sebagai jomlo lama (patokannya dari hubungan berstatus jelas yang terakhir yha~) gue merasa film ini akan relate dengan apa yang gue rasakan. Malah gue khawatir abis nonton bakalan baper terus mupeng punya pasangan. Alhamdulillah, diri yang telah dewasa ini tak mudah terpengaruh dengan godaan macam itu (ahelah!).

Continue reading

Advertisements